Dalam era digital yang serba cepat ini, penyampaian informasi mengenai prestasi atlet dan kegiatan olahraga harus dilakukan secara profesional dan menarik. Menyadari pentingnya komunikasi publik, diselenggarakanlah sebuah Workshop Humas Pengcab yang ditujukan khusus bagi para pengelola informasi di tingkat daerah. Kegiatan ini dirancang untuk membekali para penggiat olahraga dengan kemampuan komunikasi massa yang efektif. Tanpa adanya publikasi yang baik, kerja keras para atlet dan pelatih mungkin tidak akan diketahui oleh masyarakat luas, sehingga dukungan publik terhadap kemajuan olahraga bisa menjadi berkurang.
Materi utama dalam pelatihan ini adalah penguasaan Teknik Penulisan yang sesuai dengan standar jurnalistik modern namun tetap memiliki daya tarik bagi pembaca digital. Para peserta diajarkan bagaimana menyusun teras berita (lead) yang kuat, mengumpulkan data fakta secara akurat, serta melakukan wawancara dengan atlet untuk mendapatkan kutipan yang inspiratif. Menulis berita olahraga bukan hanya soal hasil skor pertandingan, melainkan juga soal narasi perjuangan dan dedikasi di balik setiap medali yang diraih. Dengan tulisan yang berkualitas, berita olahraga bisa menjadi alat motivasi bagi generasi muda.
Target utama dari program edukasi ini adalah untuk memperkuat kapasitas Berita Olahraga di tingkat lokal agar lebih kompetitif di kanal media sosial maupun media arus utama. Di tengah banjirnya informasi, keaslian dan akurasi berita menjadi sangat penting. Peserta dilatih untuk menggunakan bahasa yang dinamis namun tetap menjaga etika penulisan. Selain itu, mereka juga dibekali kemampuan untuk mengambil sudut pandang (angle) yang unik dari setiap kejadian di lapangan, sehingga laporan yang dihasilkan tidak monoton dan memiliki nilai jual informasi yang tinggi bagi masyarakat umum maupun jurnalis profesional.
Keberhasilan program yang diinisiasi oleh KONI Jabar ini sangat bergantung pada peran aktif para tenaga Humas Pengcab (Pengurus Cabang) dari berbagai disiplin olahraga. Humas adalah jembatan informasi yang menghubungkan organisasi dengan publik. Jika humas mampu mengemas informasi dengan menarik, maka citra positif organisasi akan terbangun secara otomatis. Hal ini juga berdampak pada kemudahan mendapatkan sponsor bagi kegiatan olahraga, karena perusahaan cenderung tertarik mendukung organisasi yang memiliki visibilitas dan kredibilitas yang terjaga dengan baik melalui publikasi yang rutin dan berkualitas.
